Oregade

Archive for the ‘Kesehatan’ Category

KAYU PUTIH sudah sejak zaman nenek moyang kita dimanfaatkan untuk mengatasi aneka gangguan kesehatan. Pemanfaatan itu tentu jauh sebelum dikenal teknologi massal untuk mengeksplorasi kandungan minyaknya.

Daun kayu putih misalnya, sejak dulu dimanfaatkan untuk mengurangi rasa sakit maupun bengkak akibat gigitan serangga. Daunnya yang telah dijadikan ekstrak atau dikeringkan biasa dimanfaatkan untuk ramuan penambah stamina. Read the rest of this entry »

Advertisements

“Hypnobirthing digunakan untuk menekan atau menghilangkan rasa takut yang pada akhirnya mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa sakit.”

TIGA bulan lagi, janin yang berada dalam rahim Ratih (29), akan lahir ke dunia. Senang sih, tapi ia ngeri juga jika mengingat proses melahirkan. Langsung terbayang rasa sakit luar biasa yang akan diderita.

Pada proses kelahiran anak pertama, Ratih merasa dirinya tak mengalami kodrat perempuan sesungguhnya karena melahirkan dengan cara operasi caesar. Namun, untuk kehamilan anak kedua, dirinya bertekad ingin berjuang bagi sang buah hati dan mengalami persalinan secara normal meski bayangan rasa sakit tetap menghantui.

Melahirkan memang proses alami dan menimbulkan rasa sakit. Apalagi, para ibu yang sudah memiliki anak “menularkan” cerita bahwa melahirkan secara normal akan membutuhkan daya tahan tubuh yang kuat karena terlampau sakit. Read the rest of this entry »

Sekitar 55,19 persen dari 18.000 ibu melahirkan di Kota Malang pada tahun 2006 lebih memilih susu kaleng bagi bayinya sebagai pengganti air susu ibu atau ASI. Padahal susu kaleng justru bisa merusak fili-fili (rambut halus) usus bayi dan bisa mengganggu kesehatan bayi.

”Yang terbaik bagi bayi adalah ASI. Seberapa mahalnya pun susu kaleng tidak bisa menggantikan ASI, karena ASI dilengkapi antibody yang berguna bagi psikologis dan fisik bayi. Sedangkan susu kaleng justru bisa merusak fili-fili usus bayi saat pertama kali ia lahir langusng mendapatkan susu kaleng,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Asih Tri Rachmi, Minggu (2/12) di Malang. Read the rest of this entry »

Pada dasarnya masalah gizi pada remaja dan eksekutif muda timbul karena perilaku gizi yang salah, yaitu ketidakseimbangan antara konsumsi gizi dengan kecukupan gizi yang dianjurkan.

Kalau Anda kurus, makanlah secara teratur dengan gizi seimbang dan lebih banyak dari biasanya. Kalau Anda gemuk, makanlah secara teratur juga dengan gizi seimbang tetapi jumlahnya kurang dari biasanya. Itulah pesan yang lazim kita terima dari ahli gizi, jika kita melakukan konsultasi mengenai diet. Read the rest of this entry »

Siapa sih yang tidak suka makanan cepat saji seperti burger, ayam goreng, kentang goreng? Apalagi disantap bersama saus pedas dan minuman cola, lemon lime, atau minuman berkarbonasi lainnya. Hmm, sudah tentu lezat.

Tapi sebenarnya di balik rasa lezatnya itu ada bahaya yang mengancam kesehatan tubuh. Dan sayangnya hanya sedikit dari kita yang menyadari bahaya ini. Read the rest of this entry »

Tidak jadi soal teh oolong, hijau atau hitam. Hasil penelitian yang dilansir The archives of Internal Medicine mengatakan, minum teh selama bertahun-tahun dalam jumlah moderat dapat membuat tulang jadi kuat. Peneliti mengumpulkan informasi makanan yang dikonsumsi lebih dari 1000 orang Cina, pria dan perempuan dengan usia rata-rata 52 tahun. Sekitar setengah dari orang yang diteliti mengkonsumsi teh setidaknya satu kali per minggu.

Menurut Chih Hsing Wu, MD dari National Cheng Kung University Hospital di Tainan, Taiwan, mereka yang mengkonsumsi teh secara teratur selama 6-10 tahun menunjukkan kepadatan tulang yang lebih baik pada tulang belakang dibanding mereka yang hanya minum teh pada waktu tertentu saja. Read the rest of this entry »

DIET golongan darah digagas Dr Peter J D’Adamo pada 1996, dan beberapa tahun terakhir kian populer. Metode ini menilai setiap golongan darah punya kebutuhan makanan berbeda. Intinya lectin (protein) dalam makanan memiliki reaksi berbeda pada setiap golongan darah.

Dokter spesialis detoksifikasi dari Healthy Choice Riani Susanto menjelaskan, orang dengan golongan darah O secara natural pemakan daging, tapi tidak bisa mencerna produk susu dengan baik. Golongan darah ini juga tidak masalah dengan karbohidrat. Sedangkan empunya golongan darah B cenderung bermusuhan dengan daging ayam, tapi bisa makan daging sapi dan kambing. Mereka juga tak masalah dengan produk susu, tapi harus mengurangi asupan karbohidrat. Read the rest of this entry »