Oregade

Archive for December 2007

Pengalaman berhubungan intim pertama kali sangat berpengaruh dengan diri Anda sekarang. Apalagi jika pengalaman tersebut tidak mengenakan dan menjadi beban pikiran untuk berhubungan lagi. Untuk itu, Dr Hilda Hutcherson menjelaskan mitos mengenai saat-saat pertama dan bagaimana pengalaman bisa membayangi Anda selama hidup.

Dua Mitos Mengenai ‘Saat Pertama’; Kebanyakan wanita berpikir dua hal, yaitu bahwa pengalaman seks pertama akan menimbulkan rasa sakit atau akan menjadi luar biasa, yaitu pengalaman merasa dibawa melayang. Dan kebanyakan dari itu adalah realita berada di suatu ‘tempat’ yang lain. Read the rest of this entry »

Tak bisa dipungkiri tubuh kurus sudah jadi tren saat ini, tapi bagi wanita yang memiliki badan montok dengan pinggul padat berisi dan pinggang ramping tak perlu khawatir. Pasalnya wanita yang memiliki bentuk tubuh layaknya ‘jam pasir’ ini cenderung memiliki anak yang cerdas.

Pernyataan ini terungkap setelah para peneliti dari Universities of Pittsburgh dan California, Amerika, menganalisa 16 ribu wanita dan remaja putri yang berbadan montok, pinggul berisi, dan pinggang ramping ternyata mampu menyelesaikan tes psikologis dan cognitive lebih baik dibanding wanita yang berbadan kurus, begitu pun dengan anak-anak yang lahir dari wanita berpinggul padat. Read the rest of this entry »

Definisi, Tipe, Teknik dan Kendala Orgasme

Orgasme seringkali dianggap sebagai tujuan akhir dari setiap hubungan seksual. Ironisnya, seringkali tuntutan yang kita berikan pada diri kita sendiri untuk bisa mencapainya, malah membuat kita sulit untuk mendapatkannya.
Jadi sebaiknya kita tak melulu terfokus pada hal itu, namun sebaliknya kita berusaha untuk bisa belajar menggunakannya sebagai salah satu bagian dari sebuah ‘proses’, sehingga mendukung kita dalam usaha untuk mencapai kepuasan seksual, yang tentunya sangat diharapkan oleh banyak pasangan. Read the rest of this entry »

Sekitar 55,19 persen dari 18.000 ibu melahirkan di Kota Malang pada tahun 2006 lebih memilih susu kaleng bagi bayinya sebagai pengganti air susu ibu atau ASI. Padahal susu kaleng justru bisa merusak fili-fili (rambut halus) usus bayi dan bisa mengganggu kesehatan bayi.

”Yang terbaik bagi bayi adalah ASI. Seberapa mahalnya pun susu kaleng tidak bisa menggantikan ASI, karena ASI dilengkapi antibody yang berguna bagi psikologis dan fisik bayi. Sedangkan susu kaleng justru bisa merusak fili-fili usus bayi saat pertama kali ia lahir langusng mendapatkan susu kaleng,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Asih Tri Rachmi, Minggu (2/12) di Malang. Read the rest of this entry »

Pada dasarnya masalah gizi pada remaja dan eksekutif muda timbul karena perilaku gizi yang salah, yaitu ketidakseimbangan antara konsumsi gizi dengan kecukupan gizi yang dianjurkan.

Kalau Anda kurus, makanlah secara teratur dengan gizi seimbang dan lebih banyak dari biasanya. Kalau Anda gemuk, makanlah secara teratur juga dengan gizi seimbang tetapi jumlahnya kurang dari biasanya. Itulah pesan yang lazim kita terima dari ahli gizi, jika kita melakukan konsultasi mengenai diet. Read the rest of this entry »

Siapa sih yang tidak suka makanan cepat saji seperti burger, ayam goreng, kentang goreng? Apalagi disantap bersama saus pedas dan minuman cola, lemon lime, atau minuman berkarbonasi lainnya. Hmm, sudah tentu lezat.

Tapi sebenarnya di balik rasa lezatnya itu ada bahaya yang mengancam kesehatan tubuh. Dan sayangnya hanya sedikit dari kita yang menyadari bahaya ini. Read the rest of this entry »

Tidak jadi soal teh oolong, hijau atau hitam. Hasil penelitian yang dilansir The archives of Internal Medicine mengatakan, minum teh selama bertahun-tahun dalam jumlah moderat dapat membuat tulang jadi kuat. Peneliti mengumpulkan informasi makanan yang dikonsumsi lebih dari 1000 orang Cina, pria dan perempuan dengan usia rata-rata 52 tahun. Sekitar setengah dari orang yang diteliti mengkonsumsi teh setidaknya satu kali per minggu.

Menurut Chih Hsing Wu, MD dari National Cheng Kung University Hospital di Tainan, Taiwan, mereka yang mengkonsumsi teh secara teratur selama 6-10 tahun menunjukkan kepadatan tulang yang lebih baik pada tulang belakang dibanding mereka yang hanya minum teh pada waktu tertentu saja. Read the rest of this entry »