Oregade

Diet Golongan Darah

Posted on: November 30, 2007

DIET golongan darah digagas Dr Peter J D’Adamo pada 1996, dan beberapa tahun terakhir kian populer. Metode ini menilai setiap golongan darah punya kebutuhan makanan berbeda. Intinya lectin (protein) dalam makanan memiliki reaksi berbeda pada setiap golongan darah.

Dokter spesialis detoksifikasi dari Healthy Choice Riani Susanto menjelaskan, orang dengan golongan darah O secara natural pemakan daging, tapi tidak bisa mencerna produk susu dengan baik. Golongan darah ini juga tidak masalah dengan karbohidrat. Sedangkan empunya golongan darah B cenderung bermusuhan dengan daging ayam, tapi bisa makan daging sapi dan kambing. Mereka juga tak masalah dengan produk susu, tapi harus mengurangi asupan karbohidrat.

Mereka yang bergolongan darah A punya kecenderungan lebih ke arah vegetarian dan 80% makanannya adalah sayur-sayuran. Sedangkan mereka yang bergolongan AB perbandingan antara daging dan sayurnya seimbang, “Fifty-fifty-lah sayur dan dagingnya. Pokoknya semua harus seimbang. Bukan berarti golongan darah O misalnya, harus makan daging terus dan melupakan buah dan sayur,” kata Riani saat ditemui Media Indonesia beberapa waktu lalu.

Setelah menguasai dan mengingat pantangan setiap golongan darah, Riani mengusulkan masuk pada pengembangan menu. Bukan sekadar bahan saja yang patut diperhatikan, melainkan juga cara mengolah makanan sampai penggunaan bumbu.

Mereka yang bergolongan darah A atau AB, sebaiknya menghindari makanan dengan bumbu merica hitam. Contoh lainnya, saat memasak sup tom yam, cuka dalam resep bisa diganti dengan cuka apel yang mengandung asam amino dan mampu menetralisasi kolesterol LDL.

Saat memasak laksa pun, Chef Dayu dari restoran Healthy Choice di Bellagio Boutique Mal, Jakarta, menyarankan untuk mengganti santan dengan susu kedelai organik.

Pemilihan bumbu, menurut Dayu, harus dilakukan dengan hati-hati. Meski banyak batasan, makanan seperti udon, tom yam, laksa, daging sirloin yang di-grill sampai dimasak dengan saus teriyaki bisa muncul. Pengunjung yang ingin menanyakan cara memasak makanan untuk diet golongan darah juga bisa mendapatkannya di restoran itu.

Metode menggoreng masih bisa ditoleransi dalam diet golongan darah. Tapi Riani menyarankan untuk menggunakan grapeseed oil sebagai minyak yang lebih sehat. Metode memanaskan dengan microwave atau memasak dengan panci teflon disarankan dikurangi bahkan dihindari. Pasalnya, microwave akan menghasilkan makanan lebih keras, hingga menyulitkan tubuh untuk mencerna makanan.

Penulis rangkaian buku Panduan Tepat Diet untuk Golongan Darah Budi Sutomo menambahkan, jika ingin mengikuti diet ini, yang harus lebih diperhatikan adalah pengolahan bahan masakan. “Pilihlah cara masak yang tidak terlalu lama. Tujuannya agar kandungan nutrisi tidak hilang,” sarannya.

Perhatikan kondisi

Apa pun jenis diet yang ingin diterapkan, sebaiknya Anda tetap memerhatikan kondisi tubuh dan kesehatan. Tampaknya ini yang ingin ditegaskan dokter spesialis gizi klinik, Cindiawaty Pudjiadi. Menurut dia, ilmu gizi lebih memusatkan upaya diet untuk memenuhi kebutuhan seimbang, termasuk karbohidrat, protein, dan vitamin. “Logikanya, jika kita mengasup gizi dalam variasi yang lengkap, pasti kebutuhan gizi akan terpenuhi dengan lengkap pula,” paparnya.

Jika seseorang merasakan efek yang baik, merasa segar dan bugar, bahkan bisa menurunkan berat badan dengan menerapkan diet berdasarkan golongan darah, Cindy, begitu dia biasa disapa, mengatakan tidak masalah. “Intinya Jangan sampai menuruti peraturan diet tanpa peduli bagaimana kondisi kesehatan tubuh sebenarnya,” kata Cindy yang praktik di Rumah Sakit Medistra, Jakarta ini.

Misalnya, seseorang yang bergolongan darah O ingin menerapkan diet berdasarkan golongan darah, tapi kebetulan kolesterolnya tinggi, sebaiknya dipertimbangkan kembali. Sebab, golongan darah O diperbolehkan mengonsumsi daging merah dalam jumlah besar, sementara kolesterol tinggi berarti harus membatasi asupan jenis makanan itu.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Cindy menyarankan agar sebelum mengikuti metode diet tertentu, sebaiknya berkonsultasi dulu pada dokter. Selain dapat mengetahui kondisi kesehatan, juga bisa dihitungkan jumlah asupan gizi dan jenis makanan yang diperbolehkan.

sumber : Media Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: